Currently browsing posts found in June2008
Kuputus lidahmu,
kupotong, kuiris, kucincang,
kucacah, kublender sampai lumat
Kusiram air, kuperas,
aku ratakan, aku jemur sampai kering
Kupatah-patahkan lalu kugoreng garing
Renyah betul.
Kuremukkan sang kerupuk lidah, kugiling menjadi tepung
Kubawa ke puncak Monas
kutebarkan milyaran noktah bekas orasimu dari atas sana
Hujan…hujan…hujan debu lidahmu
Aku senang, tertawa riang berdendang
Isi mulutmu telah tersebar ke seantero Jakarta Raya
Berbagi
Posted at: June 2nd, 2008 - 5:01 pm - Number of Comments » 2
Bolak-balik
Kesini kesitu
Kesana kemari
Pusing sakit kepala dan pegal-pegal
Namun sisa jejakku tak melicin jua
Bagaimana ini?
Tak cukup panaskah aku?
Kurang apalagi…
Berbagi
Posted at: June 2nd, 2008 - 4:57 pm - Number of Comments » 0
Banyak cinta untuk seribu pria disini
di perutku
di dadaku
di kepalaku
Menari-nari berputar-putar
Bagai pusaran awan kelabu
Kutawarkan semua hanya untuk satu
hati yang beruntung
Berbagi
Posted at: June 2nd, 2008 - 4:56 pm - Number of Comments » 0