(Hhhh…ngapain juga dijemput-jemput!)
Males tidur. Sebel. Kesel. Marah. Benci.
Kepingin tidur dengan damai, dan ngantuk yang sangat. Kapan datangnya ya?
“Ayo, shalat! Shalat!” malaikat di samping kananku berkata.
“Ogah. Males. Ngapain juga.”
“Daripada ngetik ngga puguh juntrungan…”
“Sebodo…”
“Istighfar!”
“Bobo, ah. Cao!”
May 16th, 2008 at 3:12 am
8 Responses to “Menjemput Subuh”
penyakit umum!
May 16, 2008 @ 4:41 amhayo udah solat belum nich?????
May 16, 2008 @ 7:28 amSama-sama baru bikin di dagdigdug? Hihihihi…Salam kenal!
May 16, 2008 @ 9:22 amNice to meet you, Lady
May 16, 2008 @ 10:29 amWah…ternyata Lady seorang Muslimah ya…
Rela ga bobo karena menanti adzan subuh.
Duh salut banget…
Kasih foto dunkz di kolom ‘about’-nya
Tuker link yuk…
Link Lady dah saya tambahin di my blog
@ latree
Yang khususnya apa?
@ alfin
mmm… udah belom yaaa?
@ jejak angin
ya. Salam kenal juga.
*dagdigdug dagdigdug*
@ khairuddin
May 16, 2008 @ 8:50 pmWaks…
Jadi maluw…
Foto? Keknya cukup dipajang di raport dan KTP ajah
Tukeran Link yuk . . . . .
May 17, 2008 @ 10:54 amAsholatu khoiruminal blogging.. Sholat itu lebih baik dari blogging.. kali kalo Blogger yang alim, text azan subuhnya jadi gitu kali yah
May 23, 2008 @ 12:33 amSekarang lagi nanti subuh juga nich..lama banget ya? Tp ga papalah. menanti berkah dari langit.
May 28, 2008 @ 3:22 amMana artikel lainnya? kok malah jalan ditempat neeech Non